Perpusatakaan STAIN Parepare Gelar Bedah Buku

Perpusatakaan STAIN Parepare Gelar Bedah Buku

STAIN PAREPARE-Di tengah hiruk pikuk aktivitas dikampus perpustakaan STAIN Parepare menggelar BEDAH BUKU dalam empat karya, Intruduction to linguistics karya Abdul Haris Sunubi, M. Pd., Dinamika Pemikiran Ulama Dalam Rana Pembaruan, karya Dr.Rahmawati M. Ag., The Rabbani Management Style, karya Dr. Anwar Sewang M. Ag., dan karya Dr. Muhammad Qadaruddin, M. Sos. I, dengan judul Kepemimpinan Politik Prespektif Komunikasi.

Bedah buku ini dilaksanakan di Aula STAIN Parepare mulai tanggal 18-21 April 2016  yang dihadiri oleh puluhan mahasiswa dan dosen STAIN Parepare.

Wakil ketua I Muh Djunaedi M. Ag., dalam sambutanya mengatakan bahwa buku adalah jendela dunia karena buku kita dapat mengetahui berbagai hal serta berbagai ilmu pengetahuan yang akan mampu membuat kita lebih pintar dan memiliki wawasan yang luas dan buku merupakan alat untuk mentransfer tacit knowledge menjadi eksplisit knowledge sehingga memudahkan dalam penyebran ilmu pengetahuan. Namun dalam proses pemahamanya, dibutuhkan upaya penalaran yang tepat dan kritis. Dan salah satu cara untuk memahami buku secara lebih detail, tepat dan kritis adalah dengan mengadakan kegiatan atau yang sering disebut dengan Resensi Buku.

Dengan adanya bedah buku yang dilaksanakan secara rutine oleh Unit Perpustakaan STAIN Parepare setiap tahun dengan memberikan kesempatan, ruang dan waktu untuk para akademisi di lingkungan STAIN Parepare yang memiliki karya tulis ilmiah berupa buku untuk turut serta dalam kegiatan  tersebut baik sebagai pengarang/penyusun maupun sebagai pembedah buku. Bedah Buku tersebut merupakan momentum yang tepat bagi kalangan akademisi untuk bisa memberikan pandangan ilmiah serta berbagai pendapat kritis.

Kegiatan Bedah Buku merupakan identitas bagi para akademika, sekaligus sebagai ajang riil untuk eksistensi sebuah komunitas akademik. Khusus untuk para mahasiswa kegiatan Bedah Buku merupakan suatu wahana yang tepat untuk mengasah serta mempertajam kemampuan berfikirnya dalam memahami ide-ide yang dipublikasikan ke publik. Bedah buku merupakan salah satu sarana untuk mengembangkan kekritisan bernalar mahasiswa sebagai AGEN OF CHANGE.

Kegiatan Bedah Buku bukan hanya bermanfaat untuk mengasah COGNITIF ABILITY terhadap POP CULTURE  yang sedikit mengeliminasi peran budaya kritis yang saat ini cenderung terjadi.

Kegiatan ini sebagai ajang transfer pengetahuan yang memliki efek domino yang positif bagi semua pinak yang terlibat didalamnya baik dosen sebagai akademisi maupun mahasiswa sebagai AGEN OF CHANGE dalam kehidupan pribadi maupun eksistensinya dalam masyarakat.

Bedah Buku merupakan identitas bagi para akademika, sekaligus sebagai ajang riil untuk eksistensi sebuah komunitas akademik dan bermanfaat untukl mengasah COGNITIF ABILITY terhadap POP CULTURE yang sedikit mengeliminasi peran budaya kritis yang saat ini cenderung terjadi.http://www.stainparepare.ac.id/2016/04/20/pertemuan-akademik-jurusan-syariah-dan-ekis/http://www.stainparepare.ac.id/2016/04/14/pengumuman-penerimaan-dosen-tetap-stain-parepare/http://www.stainparepare.ac.id/2016/04/08/pengumuman-kkn-tahun-2016/

Mengalahlah untuk menang. Irsank Pacioli

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *