Buka Rakor Warek/Waket III PTKIN, Direktur PTKI Evaluasi Program Kemahasiswaan

Buka Rakor Warek/Waket III PTKIN, Direktur PTKI Evaluasi Program Kemahasiswaan

Humas IAIN Parepare — Rapat Koordinasi Wakil Rektor / Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerjasama PTKIN se- Indonesia berlangsung di Hotel Grand Q Gorontalo.  Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Direktur PTKI Ditjen Pendis Kemenag RI, Suyitno, Jumat, 13/11/2020.

Dalam sambutannya, Suyitno mengulas peran penting yang harus dimainkan oleh Wakil Rektor / Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerjasama (Warek/Waket III). Menurutnya, Warek/Waket III memiliki peran strategis karena berhadapan langsung dengan kepentingan mahasiswa. 

Wakil Rektor III IAIN Parepar, Dr. H. Muhammad Saleh, M. Ag foto bersama Direktur PTKI Ditjen Pendis Kemenag RI, Prof. Dr. Suyitno, M.Ag

“Jabatan Warek III itu penting dan sekaligus beruntung karena setiap hari berhadapan dengan mahasiswa. Kita lah yang paling dekat dengan mereka. Bahkan mereka akan menganggap kita sebagai bapak atau orang tuanya. Dan kita lah nantinya yang paling dikenang oleh mahasiswa setelah selesai, jika kita sebagai Warek/Waket III memiliki kepedulian dan perhatian terhadap  masalah yang dihadapi mahasiswa dan memberikannya solusi selama mereka ada di kampus,” papar Suyitno.

Pernyataan Direktur PTKI ini menyemangati para Warek/Waket III dengan adanya rumor yang beranggapan bahwa jabatan Warek/Waket III adalah jabatan yang paling merepotkan dan menyusahkan karena setiap harinya berhadap dengan berbagai masalah mahasiswa, termasuk aksi domontrasi mahasiswa yang setiap saat terjadi. Sehingga ada yang mempelesetkan Warek III sebagai jabatan dibidang air mata.

Untuk itu, Suyitno mengajak para Warek/Waket III ini untuk memikirkan kembali program pembinaan kemahasiswaan. “Mahasiswa hari ini adalah generasi milenial yang karakternya serba instan. Kita sudah harus berpikir untuk membuatkan program pembinaan mahasiswa yang berbasis revolusi industri 4.0”, paparnya. “Kita menghasilkan lulusan dalam jumlah ribuan orang setiap tahunnya. Kita harus memikirkan nasib mereka itu ke depannya, agar bisa terserap di dunia industri”.

“Arah pembinaan mahasiswa bukan hanya berorientasi akademiknya. Mereka sudah harus dibekali dengan skill dan interpreneurship, agar mereka siap dan memiliki bekal setelah kuliah” tambahnya. Pesan Direktur PTKI ini relevan dengan agenda Rakor Warek/Waket III PTKIN se-Indoneia yang akan dibahas selama 4 hari ini, yaitu 13-16 November 2020.

Wakil Rekor III IAIN Parepare, H. Muhammad Saleh yang turut menghadiri acara tersebut menyatakan bahwa arahan Direktur PTKI ini akan menjadi agenda utama pembahasan dalam forum Warek/Waket III ini. “Itu sudah menjadi kesepakatan bersama Warek/Waket III untuk mengevaluasi kembali program kemahasiswaan.” Katanya.

Selain agenda tersebut, lanjut H. Muhammad Saleh, forum ini juga akan membahas tiga agenda penting lainnya, yaitu 1) pelaksanaan seleksi KIP Kuliah tahun 2020; 2) pembahasan juknis KIP Kuliah tahun 2021; dan 3) persiapan PWN-PTK tahun 2021. “Keempat agenda tersebut akan melahirkan kesepakatan bersama dan petunjuk teknis pelaksanaannya,” katanya.

Acara pembukaan Rakor Warek/Waket III PTKIN se- Indonesia, selain dihadiri Direktur PTKI, Suyitno, turut hadir dan memberikan sambutan sebagai tuan rumah, Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo, Lahaji Haedar dan sejumlah jajarannya. Hadir juga pejabat Direktorat PTKI lainya, yaitu Kasubdit Sarana Prasarana dan Mahasiswa Direktorat PTKI Ditjen Pendis, Ruchman Basori dan Kepala Seksi Kemahasiswaan, Amiruddin Kuba.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *