IAIN Parepare Siap Laksanakan UM PTKIN Tahun 2020 Berbasis SSE

IAIN Parepare— Masa uji coba Sistem Seleksi Elektronik (SSE) Penerimaan Mahasiswa Baru Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) tahun 2020 secara nasional telah berakhir, Rabu (29/7/20). Hal ini menandai bahwa pelaksanaan UM-PTKIN tahun 2020 berbasis aplikasi SSE telah siap untuk dilaksanakan.
Panitia lokal Jalur Seleksi UM-PTKIN tahun 2020 IAIN Parepare memaksimalkan proses pelaksananaan UM-PTKIN tahun 2020 yang dijadwalkan akan berlangsung secara serentak dari 3-6 Agustus 2020. Kesiapan ini tergambar dari antusias panitia lokal dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya selama masa uji coba aplikasi SSE yang dimulai sejak 23-29 Juli 2020.

Rektor meninjau langsung masa uji coba


Panitia lokal seleksi UM-PTKIN tahun 2020 IAIN Parepare yang terdiri dari Ketua Panitia, Tim Pengarah, Tim Penanggung Jawab Ruangan, Koordinator SSE dan Tim IT, secara aktif terus melaporkan segala kendala yang terjadi selama masa uji coba. Di samping itu, pihak panitia juga memberikan layanan konsultasi kepada para peserta uji coba aplikasi SSE melalui layanan informasi panitia lokal di media sosial telegram.
Selama masa uji coba aplikasi SSE, berbagai laporan yang disampaikan oleh panitia lokal UM-PTKIN IAIN Parepare. Dari kendala yang dihadapi, panitia lokal berusaha meminimalisir hambatan selama uji coba. Semakin banyaknya peserta yang mengikuti uji coba SSE tanpa terkendala lagi dengan jaringan dan semakin tingginya kesadaran dari para peserta untuk mematuhi segala aturan yang telah ditetapkan yang berhubungan dengan etika dalam berpakaian serta perilaku peserta selama proses uji coba berlangsung.
Pada hari terakhir pelaksanaan uji coba SSE yang dilaksanakan di Laboratorium TIPD IAIN Parepare, turut dihadiri oleh Rektor IAIN Parepare, Dr. Ahmad Sultra Rustan, M.Si. Rektor meninjau langsung dan memastikan kesiapan dari panitia lokal UM-PTKIN tahun 2020. Dalam kesempatan ini, ia menyampaikan harapannya. “Ini adalah sebuah babak baru yang membuat kita semua untuk pertama kali merasakan bentuk model ujian UM-PTKIN yang menggunakan Sistem Seleksi Elektronik (SSE). Melalui inovasi SSE ini, kita mengharapkan sebuah hasil yang baik dan objektif. Saya melihat dari apa yang dilakukan dan bagaimana Standar Operasional Prosedur (SOP) yang melekat pada SSE ini. Saya secara pribadi optimis akan mampu memberikan hasil yang baik dan objektif yang tidak kalah jika dibandingkan dengan hasil ujian yang dilaksanakan secara offline/tatap muka seperti yang sebelumya sering dilakukan,” ungkapnya, Rabu (29/7/20).
Pelaksanaan UM-PTKIN tahun 2020 di IAIN Parepare akan berlangsung dalam 11 sesi. Masing-masing akan dibagi ke dalam 3 sesi/hari. Setiap ujian akan menggunakan durasi selama 190 menit yang terbagi atas; 60 menit untuk mengaktifkan perangkat Ujian SSE dan menyiapkan pakta integritas serta BAP UM-PTKIN, 20 menit untuk login SSE UM PTKIN dan penandatangan pakta Integritas, 10 menit untuk aktivasi paket ujian paket IPA/IPS dan TKD, dan 100 menit pelaksanan ujian SSE IPA/IPS dan TKD bagi para peserta dan pengisian BAP oleh panitia UM-PTKIN.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *