Jambore Ekonomi Syariah Nasional Usung Gagasan Building Islamic Integrity for Unity

Jambore Ekonomi Syariah Nasional Usung Gagasan Building Islamic Integrity for Unity

Humas IAIN Parepare — Pengurus Dewan Eksukutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) se- Indonesia berkumpulan selama 4 hari, yaitu 10-13 Oktober di Tulungagung. Mereka mengikuti Jambore Ekonomi Syariah tingkat nasional yang diprakarsai oleh DEMA FEBI IAIN Tulungagung.

Riecardy selaku Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan (baca DEMA) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Parepare yang turut serta dalam kegiatan tersebut mengatakan bahwa kegiatan yang diikutinya merupakan ajang pertemuan ilmiah antar mahasiswa dan pengurus DEMA dan SEMA Fakultas Ekonomi Islam PTKIN se- Indonesia.

Jambore Ekonomi Syariah ini menjadi ajang konsolidasi dan silaturrahmi para pengurus DEMA FEBI se-Indonesia. Selain membuka forum ilmiah, jambore ekonomi Syariah ini juga mengagendakan berbagai kegiatan. Diantaranya Munas Fornas FEBI, Debat Competition, Busness Plan Competition, Pentas Seni, Vedio Competition, Edukasi Kopi Lokal, Stock Lab, dan lain-lain.

“Dalam forum ilmiah ini, kita membahas tentang persoalan ekonomi bangsa, khususnya kontribusi ekonomi syariah di Indonesia. Kami menawarkan gagasan Building Islamic Ekonomi Integrity. Konsep ekonomi Syariah dengan lokus penguatan integritas calon dan pelaku ekonomi berbasis teori muamalah (ajaran Islam)”.

Membangun integritas calon dan pelaku ekonomi sangat penting dalam mewujudkan sistem dan lingkungan pasar dan bisnis yang stabil. Konsep muamalah dan nilai-nilai moral Islam adalah alternatif dalam menanamkan karakter dan perilaku ekonomi yang berintegritas,” kata Riecardy dalam keterangannya via telpon selulernya.

“Teman-teman mahasiswa berkomitmen untuk memperkuat dan mendorong kekuatan ekonomi bangsa melalui pengembangan kapasitas diri mereka sendiri dengan memulainya dari kampus. Kami akan belajar menjadi mahasiswa unggul, baik secara teori mau pun praktis. Sambil belajar ilmu ekonomi, kami juga harus menjadi interpreneurship atau wirausahawan muda,” tegasnya.

Jambore ini berakhir Sabtu malam, 13/9/2019 dan ditutup secara langsung oleh Rektor IAIN Tulungagung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *