Kepala Biro AUAK: Tenaga Kependidikan menjadi Elemen Penting

Kepala Biro AUAK: Tenaga Kependidikan menjadi Elemen Penting

IAIN Parepare-— Menindaklanjuti keputusan pemerintah dalam melakukan penyederhanaan birokrasi, khususnya peniadaan jabatan eselon tiga dan empat. Dipenghujung tahun 2020 Biro Administrasi, Akademik dan Kemahasiswaan IAIN Parepare telah melaksanakan kegiatan pengembangan SDM dan konsenyering penyederhanaan birokrasi. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari, 21-23 Desember 2020 di Aula Perpustakaan lantai lima IAIN Parepare dan di pulau Dutungan, Barru.

Kegiatan ini dikemas dalam bentuk bimbingan teknis (Bimtek) tenaga kependidikan IAIN Parepare dengan mengangkat tema “ASN Hebat, Bekerja Profesional”.

Dalam pembukaan kegiatan bimtek ini kepala Biro AUAK, Hj. Musyarrafah Amin menyampaikan laporannya sebagai ketua panitia bahwa meskipun tenaga kependidikan IAIN Parepare tidak terlibat langsung pada tridharma pendidikan namun pekerjaan tenaga pendidikan ini menjadi alat pendukung utama dalam merealisasikan pelaksanaan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. “Tenaga pendidikan menjadi elemen penting yang perlu berkinerja tinggi, produktif, dan profesional” ujar Musyarrafah.

Senada dengan yang disampaikan oleh Rektor IAIN Parepare Ahmad Sultra Rustan bahwa dalam mengembang sebuah amanah menjadi ASN harus profesional dalam melakukan pekerjaan untuk menjadi ASN yang hebat, “Dalam menjalankan tugas kita sebagai ASN, marilah kita bersama sama bekerja untuk lembaga yang kita cintai ini, karena itulah yang dinamakan bekerja secara profesional,” ajak Rektor yang turut hadir membuka kegiatan.

Kegiatan Bimtek ini dibagi tiga sesi yaitu sesi pertama materi “strategi pengembangan SDM dan tata laksana organisasi pasca penyederhanaan Birokrasi dan materi dua sosialisasi” oleh Kepala Biro Ortala Kemenag RI, Lukman Hakim dan implementasi PERMENPANRB No. 28 tahun 2019 tentang penyetaraan jabatan administrasi ke jabatan fungsional oleh kabag ortala kemenag RI.

Sedangkan sesi kedua dan sesi ketiga dilaksanakan di pulau Dutunga. Sesi kedua bimbingan teknis penyusunan bisnis proses dan sesi terakhir outbond yang berkaitan tentang managemen organisasi diisi oleh pemateri dari salah satu coach Balai Diklat Keagamaan.

Dihari terakhir Bimtek ini ditutup oleh kepala biro AUAK hj. Musyarrafah dan menyampaikan pesan kepada seluruh tenaga kependidikan yang menjadi peserta Bimtek agar kedepannya lebih serius lagi mengikuti kegiatan pelatihan seperti ini, “Jangan menjadikan kegiatan Bimtek ini hanya sebagai formalitas saja, tetapi dijadikan sebagai media untuk meningkatkan kinerja kita sebagai ASN,” ucapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *