Kolaborasi Riset Dosen dan Mahasiswa Tarbiyah, Lolos VICIST International Conference

Kolaborasi Riset Dosen dan Mahasiswa Tarbiyah, Lolos VICIST International Conference

IAIN Parepare– Dosen Tarbiyah IAIN Parepare Rustan Efendy, M. Pd.I yang sekaligus menjabat sebagai Kaprodi Pendidikan Agama Islam berhasil lolos mengikuti Virtual Internasional Conference on Islamic Studies Today (VICIST) dengan tema Islamic Mysticism and Theology: Doctrines, Discourses and Practice yang diselenggarakan oleh UIN Walisongo Semarang.

Adapun paper yang dikirim oleh Rustan Efendy dkk. Berjudul “To Wani To Lotang and Its Role in Strengthening Diversity Values in Indonesia (Local Wisdom Philosophy as Affirmation of Moderation in Diversity)”. Hasil penelitian ini merupakan kolaborasi antara dosen dan mahasiswa prodi PAI yakni: Rustan Efendy, Anwar Sani, Muh. Ilham Jaya, Rahmayani Mansyur,dan Siti Ahsanul Haq. Paper yang terpilih ini akan dipublikasikan di jurnal bersinta 2 yang sedang dalam proses pengindeksan di ESCI-Thomson Reuters (Web of Science) dan Scopus.

Temuan yang didapatkan dari hasil penelitian tersebut bahwa toleransi beragama di Indonesia didasarkan pada filosofi kearifan lokal yang diterapkan oleh masyarakat To Wani To Lotang di Sulawesi Selatan. Toleransi beragama yang dikembangkan komunitas ini tercermin dari filosofi hidup mereka. Nilai kearifan lokal dan perannya dalam memperkuat nilai-nilai keberagaman masyarakat To Wani To Lotang tercermin dalam falsafah hidup mereka dan terwujud dalam perilaku keseharian mereka. Filsafat hidup diwujudkan dalam tiga relasi, yaitu relasi dengan Dewa Seuwae (Tuhan Yang Maha Esa), relasi dengan sesama manusia dan relasi dengan alam semesta yang tercermin dalam falsafah kehidupan “narekko itempai batue, leppakki ‘capu-capui natomakkeda taniyya idi ‘salah, iya’mi salah ”.

Conference akan diadakan, Kamis (19/11/2020) akan menghadirkan pembicara dari berbagai belahan dunia seperti Assoc. Prof. M. Khairi Mahyuddindari Universiti Teknologi Malaysia, , Assoc. Prof. Khairuddin Aljunied dari NUS Singapore, dan Dr. Carlos Conde SolaresNorthumbria University, UK serta beberapa pembicara lainnya. Conference ini bertujuan mengidentifikasi dan mendiskusikan masalah penelitian dalam kajian Islam yang saat ini menghadapi masalah kontemporer dalam konteks lokal, regional dan global dan para peserta bertemu secara virtual dalam panel terobosan tematik yang luas, untuk mempresentasikan proyek penelitian terkini untuk ditinjau, dan menawarkan analisis yang konstruktif.

“Kami sangat senang terutama di Prodi Penddikan Agama Islam karena dengan kolaborasi riset antara  dosen prodi dan mahasiswa Prodi Pendidikan Agama Islam,  mudah-mudahan ini bisa meningkatkan rekognisi dosen dan publikasi dosen dan mahasiswa PAI,” harap Rustan, Kamis (12/11/2020). (aras/mif)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *