Pelepasan PPL FUAD, Wadek I FUAD Harap Mahasiswa Terapkan “3 S”


IAIN Parepare– Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Parepare menyelenggarakan pelepasan secara resmi Praktik Pengalaman Lapangan (PPL), pada Jum,at (11/9) secara daring melalui melalui Zoom. Dekan FUAD, Dr. Abd. Halim, K, Lc., M.A telah resmi melepas sebanyak 236 mahasiswa untuk ditempatkan di 34 instansi yang tersebar di Kabupaten Pinrang, Sidrap, Barru, kota Parepare dan Makassar serta Kabupaten Polewali Mandar Sulawesi Barat.
Acara pelepasan ini dilaksanakan di gedung H dimulai dengan pengarahan bagi mahasiswa peserta program PPL dari Ketua Panitia PPL Muhammad Haramain, lalu kemudian dilanjutkan dengan sambutan sekaligus pengarahan dari Dekan FUAD IAIN Parepare. Acara kemudian dilanjutkan dengan membaca doa.


Hadir pada acara tersebut, Wakil Dekan i Dr. Iskandar M.Sos.I, Wakil Dekan II Dr. Muliati, M.Ag serta para ketua program studi yang nantinya akan membimbing para peserta PPL FUAD periode ini.
“Diharapkan pada PPL kali ini mahasiswa peserta PPL dapat mengikutinya dengan serius dan tetap memerhatikan kode etik sesuai tagline kita “Malebbi Warekkadana Makkiade Ampena,” imbuh Wakil Dekan i.
Peran aktif mahasiswa sangatlah penting dengan tetap menjalin komunikasi yang baik di instansi tempat PPL. Jaga kepercayaan, integritas, dan tidak kalah penting terapkan “3 S”, (Selalu memakai masker, Selalu cuci tangan dan Selalu jaga jarak), sehingga kegiatan PPL kita dapat berjalan dengan baik dan kondusif,” tutup Wakil Dekan I.
Sebelumnya, sebanyak 14 peserta Praktik Pengalaman Lapangan Fakultas Usuluddin Adab dan Dakwah IAIN Parepare melakukan rapid tes di Rumah Sakit Andi Makkasau, empat diantaranya mendapat fasilitas rapid tes gratis. Instansi yang akan menjadi lokasi PPL mahasiswa mensyaratkan adanya surat keterangan rapid tes. Rapid tes gratis ini memudahkan mahasiswa karena adanya kebijakan Pemerintah Kota Parepare yang menggratiskan rapid tes bagi pelajar dan mahasiswa. Kegiatan PPL yang biasanya dilaksanakan 1 hingga 2 bulan, kini dipersingkat menjadi 10 hari kerja sesuai kebijakan Rektor IAIN Parepare mengingat kondisi pandemi COVID-19 yang belum benar-benar pulih untuk beraktivitas secara normal. (mhy/mif/aen)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *