Pemkot Parepare Mengajak IAIN Sukseskan Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU)

Pemkot Parepare Mengajak IAIN Sukseskan Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU)

Humas IAIN Parepare — Pemerintah Kota Parepare mengajak perguruan tinggi, khususnya IAIN Parepare untuk menyukseskan Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU). IAIN merupakan stakeholder penting dan strategis bagi Pemerintah Kota Parepare dan perlu dilibatkan dalam berbagai program pemerintah kota.

Hal tersebut diungkapkan oleh Sekretaris Bappeda Kota Parepare, Zulkarnaen ketika membawakan materi pada kegiatan workshop “Bersama Mewujudkan Kota Layak Huni dan Berkelanjutan dalam Semangat Kolaborasi” yang diselenggarakan fasilitator KOTAKU di Hotel Grand Star, Kamis, 10/10/2019.

Khususnya dalam program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU), Zulkarnaen mengakui jika pemerintah kota Parepare telah mengandeng IAIN sejak dulu (masih STAIN) untuk membantu dalam pemberdayaan masyarakat. “Kami ada kesepakatan dengan Ketua STAIN saat itu, untuk melibatkan mahasiswa dalam pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan KKN Tematik, yaitu pemberdayaan masyarakat terkait masalah kesadaran lingkungan”, papar Zulkarnain.

“Oleh karenanya kami berharap kerjasama dengan IAIN Parepare melalui program KOTAKU ini dapat diperbaharui dalam bentuk penandatanganan MoU kerjasama kembali. Jika perlu, penandatanganan MoU tersebut dilakukan pada saat lounching kawasan pesisir dan kawasan salokarajae bulan depan yang akan disaksikan oleh Walikota dan pemerintah pusat, ” pesan Sekretaris Bappeda kepada fasilitator program KOTAKU.

Pernyataan Sekretaris Bappeda kota Parepare tersebut direspon baik oleh Suherman Syach selaku Kasubag Kerjasama dan Humas IAIN Parepare yang hadir sebagai peserta pada kegiatan workshop tersebut.

“IAIN adalah bagian yang tak terpisah dari kota Parepare dan berkontribusi besar terhadap eksistensi dan pembangunan kota. Dalam 5 tahun terakhir, IAIN telah menyumbang kurang lebih 2.000 orang pendatang baru per tahunnya. Jumlah populasi ini tidak sedikit dan memberi dampak positif terhadap perkembangan kota Parepare pada banyak aspek, baik ekonomi, pendidikan, budaya, dan kemasyarakatan,” papar Suherman saat diberikan kesempatan mengemukakan tanggapannya.

“Pada penataan lingkungan masyarakat, kami siap berkolaborasi. Setidaknya, untuk penataan lingkungan kampus, IAIN telah memiliki Ruang Terbuka Hijau (RTH). Andai Pemkot bersedia membantu menata RTH tersebut, maka akan menghasilkan lingkungan kampus yang asri nan indah”. papar Suherman di depan peserta workshop.

“Demikian halnya dengan kebersihan lingkungan. Kami berharap pemkot bersedia membantu menyediakan armada angkutan sampah untuk komunitas asrama mahasiswa kami yang menampung 300 – 600 orang penghuni. Kami ada masalah terkait pembuangan sampah tersebut”, ungkap Suherman .

Terkait penawaran kerjasama dari Sekretaris Bappeda, Suherman menyambut baik dan berjanji akan melaporkannya kepada Rektor. “Insyaallah Rektor akan merespon baik penawaran kerjasama tersebut”, katanya mengakhiri tanggapannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *