Pengunjung Sepi Cari Referensi?

Pengunjung Sepi Cari Referensi?

IAIN PAREPARE– Perpustakaan IAIN Parepare satu-satunya perpustakaan termegah di Kota Parepare. Perpustakaan berlantai lima yang dibangun 2018 ini, ramai dikunjungi mahasiswa dan dosen untuk mencari referensi.

“Adanya beberapa pertanyaan dari mahasiswa kita yang melihat megahnya gedung perpustakaan namun menganggap sepi pengunjung. Namun, saya menyampaikan data pengunjung perpustakaan IAIN Parepare dari bulan Januari hingga Desember 2019,” tutur Dr. Sitti Jamilah Amin, Wakil Rektor I saat pembukaan kuliah, Kamis (27/2/2020).

Data pengunjung berdasarkan fakultas, yaitu Fakultas Tarbiyah 21.254 pengunjung, Fakultas Syariah dan Hukum Islam  17.492 pengunjung, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah 9.109 pengunjung dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis 1.917. Total jumlah pengunjung sebanyak 49.772 orang.

“Saya juga akan melaporkan terkait data perpustakaan kita, bahwa pada tahun 2019 ada pengadaan sejumlah 296 judul buku dengan 1448 eksemplar, sehingga jumlah koleksi buku yang dimiliki oleh perpustakaan kita 10.692 judul buku dengan 373.977 jumlah eksemplar,” urai Warek I.

Bukan hanya buku, fasilitas komputer juga menjadi kebutuhan dalam mencari informasi dan referensi. “Untuk tahun 2020, kami telah merencanakan untuk pengadaan 120 komputer yang akan dimanfaatkan mencari referensi di lantai empat perpustakaan, jadi bukan untuk tenaga administrasi, komputer ini khusus untuk pencarian referensi di perpustakaan di lantai empat,” ujar Rektor IAIN Parepare Dr. Ahmad Sultra Rustan.

“Mari kita ubah paradigma perpustakaan hanya tempat membaca buku, tempat memamerkan koleksi ilmiah. Perpustakaan  menjadi pusat informasi terkait ilmu pengetahuan yang harus didapatkan di perpustakaan,” tambahnya.

Kepala Perpustakaan Usman, M.Ag juga berinovasi mengembangkan perpustakaan. “Saya sementara mengembangkan program golibrary atau golib. Program  ini merupakan duplikasi dari perguruan tinggi lain, namun akan dikemas dengan nama yang berbeda. Golib adalah fasilitas  yang diberikan perpustakaan dengan open catalog access sehingga dosen atau mahasiswa dapat memesan buku, lalu kita antarkan ke fakultas masing-masing,” terangnya. (mif)

Berawal dari Belajar, Berakhir dengan Amal (@hayanaaa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *