Program Beasiswa Bidik Misi Diganti, Kuota Beasiswa IAIN Parepare Bertambah

Program Beasiswa Bidik Misi Diganti, Kuota Beasiswa IAIN Parepare Bertambah

Humas IAIN Parepare — Di bawah kepemimpinan Jenderal (Purn.) TNI Fachrul Razi sebagai Menteri Agama RI, Kementerian Agama melakukan banyak perubahan. Salah satunya terjadi pada bagian Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, yaitu program Beasiswa Bidik Misi bagi mahasiswa di PTKI.

“Mulai tahun ini, pemerintah mengambil kebijakan untuk mengganti format Beasiswa Bidik Misi menjadi Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah”, kata Ruchman Basori, Kepala Subdit Sarana Prasarana dan Kemahasiswaan Direktorat Pendidikan Tinggi Islam Kemenag RI, seperti yang kami kutip dari www.kemenag.go.id.

H. Muhammad Saleh selaku Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama IAIN Parepare membenarkan hal tersebut. “Benar, tahun ini program Beasiswa Bidik Misi berganti nama menjadi Kartu Indonesia Pintar, disingkat KIP Kuliah,” kata H. Muhammad Saleh ketika ditemui di ruangan kerjanya, Senin, 25/2/2020. Perubahan nama tersebut, lanjut H. Muhammad Saleh juga berimplikasi pada mekanisme dan sistem seleksi dan penerima beasiswa itu sendiri.

“Tantangan penerima beasiswa KIP Kuliah lebih berat jika dibanding sebelumnya. Karena mereka harus menunjukkan kelebihannya, baik prestasi akademik maupun non akademik. Selain itu, penerima beasiswa KIP Kuliah juga dituntut untuk memiliki karya ilmiah maupun karya lainnya diluar skripsi dan tugas makalah,” uraiannya menjelaskan.

“Penggantian nama itu juga ikut mengubah sistem seleksi serta persyaratan penerima beasiswa tersebut. Salah satu perubahan syarat adalah penerima KIP kuliah harus merupakan penerima KIP saat masih menjadi siswa MA/SMA sederajat atau Program Keluarga Harapan (PKH). Jadi syaratnya adalah peserta memiliki Kartu Indonesia Pintar (KIP) sejak di bangku SMA/SMK/Madrasah atau sederajat,” lanjutnya H. Muhammad Saleh.

Tahun ini, kuota KIP Kuliah IAIN Parepare meningkat signifikan. Jika sebelumnya, hanya 103 orang, maka tahun ini meningkat menjadi 190 orang. Kuota ini bisa saja bertambah. Apabila ada PTKI yang kuotanya tidak terserap maka bisa didistribusikan ke kampus lain yang memiliki jumlah pendaftar KIP kuliah lebih banyak.

Secara nasional, jumlah penerima KIP Kuliah di PTKI sebanyak 17.565 mahasiswa. Tahun lalu, kuota penerima beasiswa PTKI hanya 11.000 mahasiswa. Peningkatan ini diharapkan ikut meningkatkan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat berprestasi dan kurang mampu secara ekonomi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *