Program Studi Pariwisata Syariah Jalani Asesmen Lapangan

Program Studi Pariwisata Syariah Jalani Asesmen Lapangan

Humas IAIN Parepare – Program studi Pariwisata Syariah menjalani asesmen lapangan (visitasi) secara online untuk akreditasi program studi. Penyelenggaraan asesmen lapangan dipusatkan di gedung zona akreditasi, Jumat, 5/3/2021.

Rektor IAIN Parepare, Ahmad Sultra Rustan menghadiri sekaligus membuka dan memberikan arahan pada acara pembukaan. Seluruh elemen kampus turut hadir baik secara online mau pun offline. Mulai dari para Wakil Rektor, Direktur dan Wakil Direktur Pascasarjana, Ketua dan Sekretaris LPM, Ketua dan Sekretaris dan sejumlah pejabat lainnya.

Seluruh unsur Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam yang menaungi program studi Pariwisata Syariah selaku pihak yang di asesmen hadir secara lengkap. Dekan, para Wakil Dekan, Kabag TU, Kasubag AKA, dan para Ketua Program Studi dalam lingkup Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam sudah hadir jauh sebelum acara dimulai. Mereka kelihatan siap dan kompak mengikuti asesmen lapangan yang akan berlangsung selama 2 hari, yatu 5-6 Maret 2021.

Rektor, Ahmad Sultra Rustan dalam sambutannya menyampaikan progres pengembangan program studi Pariwista Syariah kepada tim asksesor. “Parawisata Syariah termasuk program studi baru yang masih mencari pengalaman dalam proses asesmen. Program studi ini terbentuk tahun 2018 dan menerima mahasiswa pada tahun akademik 2019-2020,” papar Rektor.

“Alhamdulillah meski terbilang baru, Pariwisata Syariah ini termasuk program studi yang peminatnya cukup tinggi. Setiap penerimaan mahasiswa baru, kuota yang kami sediakan selalu melampaui target jumlah pendaftar. Karena itu, kami sangat berharap asesmen lapangan ini berjalan baik dan lancar dengan hasil yang maksimal,” papar Rektor dengan penuh harap.

Pada bagian akhir sambutannya, Rektor menyampaikan permintaan khusus kepada kedua Asesor BAN PT ini agar berkenan membina dan mengembangkan program studi Pariwisata Syariah IAIN Parepare agar menjadi program studi yang unggul dan berprestasi. Apa lagi, PTKIN yang membuka program studi Parawisata Syariah masih terbatas.

Sebagai informasi, program studi Pariwisata Syariah hanya ada 5 PTKIN di Indonesia yang membuka. Pariwisata Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Parepare merupakan program studi tertua ke -2 setelah UIN Mataram. Menyusul PTKIN lainnya yang membuka program studi ini adalah IAIN Tulungagung, IAIN Bukit Tinggi dan IAIN Batusangkar.

Merespon sambutan Rektor, Tim Asesor BAN PT yang terdiri dari 2 orang, yaitu Fetty Asmaniati, Amd, SE., MM. dan Drs. Maman Lukman Supardi, M.Pd. memberikan apresiasi yang baik atas sambutan Rektor ketika keduanya memberikan sambutan pengenalan asesor yang bertugas.

Asmaniati yang bertindak sebagai koordinator tim pada sesi itu, mengenalkan tim asesor, legal standingnya, tugas asesor sekaligus memberikan arahan teknis kepada pihak yang menjalani asesmen. Termasuk menyampaikan standar kode etik yang harus dipedomani selama proses asesmen berjalan, baik bagi tim asesor mau pun pihak yang menjalani asesmen.

Ketua Program Studi Pariwisata Syariah, Akram, pada kesempatan berbeda menyampaikan kesiapannya mengikuti proses asesmen ini. “Kami telah menyiapkan segala keperluan asesmen sesuai yang disyaratkan dalam instrumen penilaian,” katanya. “Kendala kami, ada pada ketersediaan sumber daya. Khususnya dosen yang berlatar belakang pendidikan parawisata syariah. Alumni S2 untuk keilmuan pariwisata syariah sangat terbatas di Indonesia,” paparnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *