Raih Emas dan Perunggu, Mahasiswa Tadris Matematika Berprestasi di Ajang Nasional

Raih Emas dan Perunggu, Mahasiswa Tadris Matematika Berprestasi di Ajang Nasional

IAIN Parepare -Program Studi (Prodi) Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah Insitut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare kembali menorehkan prestasi. Baru-baru ini mahasiswanya berhasil meraih dua medali, yakni emas dan perunggu dalam Kompetisi Sains Indonesia Tingkat Nasional yang dilaksanakan oleh Pelatihan Olimpiade Sains Nasional (POSI) pada 14 Februari 2021.

Hafis Mahasiswa Tadris Matematika yang tahun lalu telah meraih medali emas, kembali lagi menorehkan prestasi yang sama yakni meraih medali emas pada ajang yang sama yakni olimpiade matematika mahasiswa tingkat nasional. Ia pun membeberkan persiapan yang dilakukan sehingga bisa menoreh prestasi dalam kegiatan tersebut.

“Sebelum mengikuti Olimpiade Sains perlu persiapan yang matang dengan latihan soal-soal tingkat Mahasiswa. Tentu saya berharap ke depannya bisa lebih baik lagi dan dengan ini dapat memotivasi adik-adik saya khususnya di Prodi Tadris Matematika,” jelasnya.

Salah seorang teman olimpiade Hafis, Musdalifa Ibrahim yang meraih medali perunggu ini mengungkapkan kiat belajarnya untuk mengikuti olimpiade tersebut terlebih dirinya juga aktif dalam berorganisasi.

“Saya menggunakan peluang waktu yang ada untuk mengerjakan soal-soal latihan di malam hari karena kebetulan juga saat siang hari, saya aktif di beberapa organisasi. Saya ingin memotivasi teman- seperjuangan utamanya yang berproses di matematika bahwa ada beberapa manfaat mengikuti suatu olimpiade salah satunya, yaitu dapat membentuk jiwa persaingan dalam diri kita apalagi persaingan nanti sangat dibutuhkan saat di dunia pekerjaan,” ungkapnya.

Melihat pencapaian tersebut, Buhaerah selaku Ketua Prodi Tadris Matematika sangat mengapresiasi hal tersebut. Menurutnya, capaian tersebut merupakan salah satu bukti bahwa IAIN Parepare dapat diperhitungkan sekalipun itu dalam jangkauan nasional.

Terakhir, dia juga berharap agar mahasiswa ini tidak merasa puas capaiannya tetapi menjadikan acuan untuk lebih baik lagi.

“Semoga ke depannya bisa lebih baik dan jangan cepat merasa puas atas capaian yang telah diperolehnya, tunjukkan prestasimu pada kompetisi yang lebih bergengsi, berkompetisi secara sehat, bekali diri dengan kemampuan dan skill, khususnya kemampuan yang dibutuhkan saat ini di era milenial,” harapnya. (aras/mif)

Berawal dari Belajar, Berakhir dengan Amal (@hayanaaa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *