Rapat Akademik FUAD, Menilik Kendala dan Solusi

Rapat Akademik FUAD, Menilik Kendala dan Solusi

IAIN Parepare- Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Parepare melaksanakan rapat akademik persiapan semester genap via luring dan daring, Selasa (16/2/2020).

Rapat akademik diawali sambutan Dekan Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Parepare Dr. Abd. Halim K, Lc., M.A. “Hari ini kita semua dosen di lingkup FUAD mengikuti rapat akademik perkuliahan semester genap. Rektor IAIN Parepare mengambil kebijakan bahwa belajar mengajar semester genap maka akan diadakan perkuliahan during bagi pejabat di lingkup IAIN Parepare. Tentu akan ada uji coba perkuliahan ini, sekaligus mengadakan evaluasi dari persoalan pada semester ganjil, tentu banyak kendala. Mahasiswa yang jauh dari kampus sehingga kurang efektif jika dibandingkan tatap muka. Semester genap, akan ada kuliah offline dengan membatasi mahasiswa di kampus, mulai dari pimpinan tertinggi. Ruang belajar di gedung-gedung yang ada di IAIN Parepare,” ujar Dr. Abd. Halim, K. Lc., M.A. “Mudahan apa yang saya sampaikan sekelumit dari amanah bapak rektor dapat kita maklumi adanya, pelaksanaan perkuliahan pegawai dan dosen mengikuti protokol kesehatan, menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan,” tambahnya.

“Semoga pembelajaran selanjutnya, kita dijauhkan dari musibah terpapar Covid 19, mari kita buka perkuliahan semester genap, kita bersama-sama membaca Al Fatihah.
Semoga Allah SWT memberkahi,” harap Dr. Abd. Halim K.

Selanjutnya, doa dibacakan oleh Kaprodi Bimbingan Konseling Islam Muhammad Haramain, M.Sos.I. Kemudian, rapat akademik dipimpin Dr. Iskandar, M.Sos.I sambil memperkenalkan 13 dosen CPNS baru.

“Semester genap, perkuliahan dilaksanakan daring dan luring, rencana luring terbatas untuk mahasiswa semester dua, sejak diterima sebagai mahasiswa baru belum bertatap langsung dengan warga kampus. Selain itu, ditawarkan bagi dosen yang memgampu perkuliahan, tidak menutup kemungkinan untuk offline,” jelas Iskandar.

“Review perkuliahan semester ganjil, alhamdulillah 357 rombel, semuanya berjalan normal, 348 mata kuliah, 25 orang PNS ditambah dosen PPNPN dan LB, dan sebanyak 1379 mahasiswa,” runut Iskandar.

“Kedua, kegiatan akademik pembelajaran virtual dan kegiatan lain yang dilaksanakan kaprodi dalam lingkup FUAD. Terima kasih kepada kaprodi melaksanakan kegiatan secara massif di prodi masing-masing,” ucapnya

Beberapa kendala perkuliahan semester lalu. Diantaranya, beberapa dosen lambat menginput berita acara, sehingga admin lambat memvalidasi pertemuan tersebut. Terkait penasihat akademik, mahasiswa lambat menceklis persetujuan mata kuliah, sebelum divalidasi oleh dosen penasihat akademik. Dosen memperhatikan kode etik mahasiswa. Dosen masih sangat minim meng-upload RPS di edlink, serta kontrak perkuliahan yang disepakati kedua belah pihak. Kendala lain, ada dosen over mata kuliah

“Semester genap, distribusi mata kuliah melalui program studi masing-masing.
Rombel semester genap 335 rombel, SKS 712, perkuliahan diampu 25 dosen PNS, dosen PPNPN 10, dosen LB 7 , kelas vitual 27 kelas, dosen lintas 5, dosen CPNS 13 orang, mahasiswa 1335 orang,” jelas Iskandar.

“Kewajiban semester genap, selain pendidikan, dosen melaksanakan penelitian dan pengabdian. Secara massif penasihat akademik, minimal dibuatkan grup wa, karena penasihat akademik adalah orang tua mahasiswa di kampus,” imbau Warek I.

Wakil Rektor I Dr. Sitti Jamilah Amin, turut serta dalam rapat akademik di FUAD. Wakil Rektor I menjelaskan administrasi perkuliahan dan memperjelas bahwa yang mengajar perkuliahan offline adalah rektor, wakil rektor, dekan, wakil dekan selanjutnya bisa kaprodi. Untuk FUAD gedung yang disediakan adalah Aula Serbaguna. Mengikuti jadwal semester genap, 1 Maret hingga 31 Agustus 2021. “RPS dosen disesuaikan dengan penilaian di sisfo, dan pimpinan fakultas membagi proporsional penasihat akademik,” ujar Dr. Sitti Jamilah.

Selain itu, Wakil Rektor III Dr. H. Muhammad Saleh, M.Ag menyampaikan agar dosen mengingatkan mahasiswa agar tetap mematuhi kode etik mahasiswa dan pembinaan organisasi kemahasiswaan tingkat program studi sebagai penguatan akreditasi.

Di akhir rapat, beberapa kaprodi dan dosen menyampaikan hambatan dan solusi selama semester ganjil. Diantaranya, kode etik mahasiswa, pembagian pembimbingan tugas akhir, asesmen lapangan akreditasi prodi, perpustakaan fakultas, kuota mahasiswa dan dosen, pengabdian dosen dan laboratorium program studi.

“Semoga kita semua diberi kesehatan untuk melaksanakan perkuliahan semester genap,” ujar Wakil Dekan I. (mif)

Berawal dari Belajar, Berakhir dengan Amal (@hayanaaa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *