Rapat Koordinasi Usulkan Pembentukan Tim Perintis Kerjasama

Rapat Koordinasi Usulkan Pembentukan Tim Perintis Kerjasama

Humas IAIN Parepare —- Para pejabat struktural pada bidang kerjasama dalam lingkup Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare melakukan rapat koordinasi di Ruangan Rapat Perpustakaan Lt. 5, Kamis, 27/2/2020.

Rapat koordinasi ini dipimpin H. Muhammad Saleh selaku Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama. Sementara Kasubag Kerjasama dan Humas, Suherman Syach memandu rapat koordinasi tersebut. Mereka membicarakan mekanisme dan langkah-langkah strategis pelaksanaan program kerjasama.

Dalam arahannya, H. Muhammad Saleh menyampaikan bahwa program kerjasama itu sangat urgen untuk kepentingan pengembangan lembaga, khususnya dalam memenuhi indikator penilaian akreditasi institusi dan program studi. “Oleh karenanya program kerjasama perlu direalisasikan secara maksimal,” paparnya.

Menurutnya, ada 3 jenis dokumen yang perlu diketahui dalam kegiatan kerjasama, yaitu Memorandum of Understanding (MoU), Memorandum of Agreement (MoA), dan Implementation Agreement (IA). MoU merupakan nota kesepahaman yang ditandatangani antar pimpinan lembaga. MoA adalah tindaklajut dari MoU dalam bentuk perjanjian kerjasama secara teknis. Sementara IA merupakan wujud pelaksanaan dari MoA.

Dalam indikator penilaian akreditasi, lanjut H. Muhammad Saleh, ketiga domumen ini harus lengkap. MoU tanpa MoA atau IA nilainya nol, sebaliknya juga demikian. Untuk mewujudkan itu, Wakil Rektor menawarkan 2 pola mekanisme kerjasama, yaitu pola top-down dan bottom-up. Pola top-down adalah rencana kerjasama yang didahului dengan penjajakan MoU oleh pimpinan. Sementara bottom-up adalah penjajakan kerjasama yang diinisiasi dari bawah dengan terlebih dahulu melakukan kegiatan bersama dengan pihak lain. Kemudian dilanjutkan penandatanganan MoU.

Peserta rapat koordinasi yang dihadiri para Wakil Dekan Fakultas, Kabag AKK, Kabag TU Fakultas Tarbiyah, Kasubag TU Pascasarjana, Kasubag TU LPM, Kasubag TU LP2M, para Kasubag AKK Fakultas memberikan respon dan tanggapan yang beragam.

Syarifuddin, Kabag TU Fakultas Tarbiyah meminta semua dokumen MoU institut diberikan kepada fakultas untuk ditindak lanjuti dalam bentuk MoA mau pun IA. Hal tersebut diamini peserta rapat lainnya. Sayangnya menurut Warek 3, banyak MoU yang sudah berakhir masa kerjasamanya, sehingga harus diperbaharui kembali.

Hal lain yang mengemuka adalah usulan pembentukan tim perintis kerjasama. Usulan ini disampaikan Wakil Dekan FEBI, Zainal Said dan diperkuat oleh Wakil Dekan Fakshi, Budiman, Wakil Dekan Tarbiyah, Dahlan, dan Wakil Dekan FUAD, Iskandar dan peserta rapat yang lain. Mereka menilai tim perintis kerjasama ini penting agar penjajakan kerjasama berjalan efektif, efesien dan tentu saja termenej dengan baik.

Menanggapi hal tersebut, H. Muhammad Saleh akan segera melaporkan usulan dan pokok-pokok pikiran yang mengemuka dari rapat koordinasi tersebut sebagai bahan masukan dan pertimbangan kepada Rektor dalam waktu dekat. Selain itu, disepakati juga agar setiap unit kerja segera melakukan pemetaan dan identifikasi kebutuhan kerjasama di unitnya masing-masing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *