Rektor dan Para Wakil Rektor ikuti webinar Bela Negara

Humas IAINParepare–Rektor dan para wakil Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare mengikuti webinar ESQ for kampus dengan tema “Peran kampus dalam Bela Negara” yang dilaksanakan oleh ESQ Leadership Center, kamis (10/09/20) melalui aplikasi Zoom Meeting.
Kegiatan webinar tersebut merupakan kolaborasi antara Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas) dan ESQ Business School.
Narasumber pertama, Marsda TNI Dr. Sungkono, S.E., M.Si diawal materinya menyampaikan bawah kampus memiliki peran penting dalam bela negara. Dimana mahasiswa memiliki peran penting dalam mengembalikan dan mengubah negara menjadi ideal dan mampu bersaing. Lima nilai dasar dari bela negara yaitu cinta tanah air, sadar berbangsa dan bernegara, yakin pada Pancasila sebagai ideologi negara, rela berkorban untuk bangsa dan negara.
Dalam paparannya Marsda Sungkono menekankan pentingnya Bela Negara bagi para milenial khususnya dalam menghadapi Bonus Demografi yaitu ketika komposisi penduduk didominasi oleh angkatan muda.

“Bonus Demografi jangan sampai menjadi musibah demografi ketika anak milenial tidak peduli Bela Negara,” ucap Sungkono.

Sungkono juga menjelaskan bahwa dalam menjaga keutuhan negara tidak harus dalam wujud peran tetapi bisa dengan cara lain seperti pada arahan presiden tentang bela negara. “Bela negara dapat dilakukan dengan rasa optimisme, tidak menyebarkan berita Hoax dan ujaran kebencian, hidup bertoleransi, melestarikan budaya, memakai produk Indonesia, dan berprestasi mengharumkan nama bangsa di dunia internasional,” jelasnya.
Kemudian pemateri kedua, Dr. Ary Ginanjar Founder ESQ Leadership Center membahas mengenai bagaimana caranya agar apa yang telah sampaikan oleh Dr. Sungkono mengenai bela negara dapat dipahami dengan mudah oleh generasi milenial khususnya oleh mahasiswa di perguruan tinggi. Memahami dimensi aksi bela negara melalui pengetahuan (IQ) itu hanya sekitar 10 persen sedangkan emosional (EQ) dan spiritual (SQ) 90 persen.
Dalam acara yang menampilkan dua narasumber utama ini juga dihadiri oleh 150 peserta, yaitu beberapa rektor, para wakil rektor dan direktur dari berbagai perguruan tinggi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *