Sabet Juara II  Debat Nasional Himara: Mahasiswa Bahas Ekonomi Bangsa

Humas IAIN Parepare–Delegasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Parepare berhasil menyabet juara II pada lomba debat Nasional yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Administrasi Negara ( Himara) STISIP Muhammadiyah Sinjai, 13-14 April 2020.


Awalnya mereka yang lolos seleksi direncanakan akan debat di STISIP Sinjai namun karena pandemic Covid-19 akhirnya panitia mengubah teknis lomba ini dengan hanya penilaian esai untuk menentukan pemenang.


Selasa, 29/07/20 saat pengumuman pemenang melalui akun instagram panitia, Perwakilan IAIN Parepare akhirnya terpilih sebagai pemenang kedua dengan judul Esai Industri 4.0 dan Indonesia “Membangun Asa dari Ekonomi Bangsa”.


Adapun persiapan yang dilakukan oleh tim debat yang beranggotakan tiga orang ini yaitu Jainuddin Has (18.62202.11), Nurkhaleeda(18.62202.018), dan Dian Resky (19.62202.012) memakan waktu kurang lebih satu bulan.
Ketiganya mengikuti kompetisi bertajuk Himara Celebration 2020 STISIP Muhammadiyah diikuti oleh 13 tim dari beberapa perguruan tinggi negeri (PTN) di seluruh Indonesia.


Jainuddin sebagai ketua tim mengungkapkan tidak menyangka bakal mendapat juara mengingat yang ikut dalam kompetisi debat ada banyak tim yang berasal dari Universitas ternama, seperti dari Universitas Gajah Mada, Brawijaya, UI, UNHas, serta UNESA.


“Awalnya cuma sekedar untuk mengasah skill saja, apalagi kita satu satunya yang berasal dari Institut, dan alhamdulillah bisa masuk tiga besar” ungkap Jainuddin saat dihubungi melalui telpon.
Ketiga mahasiswa tersebut juga merupakan binaan dari prodi Akuntansi Syariah. Sebelumnya juga mereka masuk Finalis Debat Ekonomi tingkat Nasional yang di selenggarakan IAIN Palopo namun karena pandemic debat tersebut di tunda dalam waktu yang belum ditentukan.
Syahriah Semaun selaku ketua Prodi mengungkapkan sangat bangga dengan prestasi yang telah diraih oleh mahasiswa IAIN Parepare khususnya mahasiswa Akuntansi Syariah.


Syahriah juga menjelaskan bahwa mahasiswa prodi Akuntansi Syariah sebenarnya sudah sering diikutkan untuk mengasah potensi dan bakat, serta kemampuan mereka seperti mengikuti lomba Karya tulis ilmiah (KTI), debat ekonomi, esai, dan pernah juga ikut lomba baca proklamasi bung Karno, semuanya itu merupakan lomba ditingkat nasional.
Syahriah juga berharap semoga ada perhatian dari pihak kampus bagi mahasiswa yang telah meraih prestasi di tingkat nasional. Mereka butuh dukungan dalam bentuk pembinaan dan bimbingan.


“Sebenarnya banyak sumber daya atau mahasiswa mahasiswi kita yang punya potensi, mereka pintar dan cerdas, tinggal bagaimana kita menyalurkan bakat dan kemampuan mereka ke berbagai lomba akademik maupun non akademik, dan mahasiswa mahasiswi kita yang berpotensi itu masih sangat butuh pembinaan dan bimbingan” ungkap Syahriah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *