Ujian Terbuka Promosi Doktor oleh Andi Bahri S, M.E.

Ujian Terbuka Promosi Doktor oleh Andi Bahri S, M.E.

Yogyakarta – Senin, 25 Januari 2021, Program Doktor dalam Bidang Studi Islam, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga kembali melaksanakan ujian terbuka promosi doktor, pada kesempatan ini Andi Bahri S yang merupakan mahasiswa doktor dalam Bidang Studi Islam. Dia adalah dosen Ekonomi Syariah di Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum IAIN Parepare, Sulawesi Selatan.  Andi  Bahri S resmi menyandang gelar doktor di Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, dan doktor yang ke-4 di Program Doktor Kelas Internasional, Konsentrasi “Islamic Thought and Muslims Societies”, Sekolah Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, setelah menyelesaikan ujian terbuka.

Ujian terbuka promosi doktor dipimpin oleh ketua sidang Professor Noorhaidi, MA., M.Phil., Ph.D dan tim promotor Prof. Dr. Ratno Lukito, MA., DCL.  dan Ko-promotor Dr. Syafiq Mahmadah Hanafi, M.Ag. serta tim penguji yang terdiri dari Prof. Irwan Abdullah, Ph.D., Prof. Dr. Ibnu Qizam, SE., Akt., M.Si., Dr. Sunariyati, SE., M.Si., dan Ahmad Muttaqin, MA., Ph.D. Disertasi yang disusun berjudul “THE BLACKSMITHS OF AJATAPPARENG: RATIONAL HYBRIDIZATION AND CULTURAL INTERPRETATION OF SHARIA ECONOMICS FOR DEVELOPING CREATIVE INDUSTRY IN THE RURAL BUGINESE REGION.” yang dinyatakan lulus dengan predikat sangat memuaskan.

Disertasi ini membahas tentang hibridisasi rasional dan interpretasi kultural ekonomi syariah yang dipraktikkan oleh komunitas pandai besi etnis Bugis di wilayah Ajatappareng. Karya ini mengacu pada teori rasionalisasi ekonomi yang diperkenalkan oleh Weber, karya Geertz terkait kajian budaya, serta pemikiran Antonio tentang model pembiayaan mikro syariah.

Penelitian ini menggaris bawahi tiga faktor utama yang menentukan kelangsungan dan keberlangsungan industri kreatif tradisional pandai besi di Ajatappareng sampai saat ini. Pertama, industri kreatif tradisional pandai besi ini telah memberikan kontribusi nilai yang signifikan bagi kehidupan sosial ekonomi bagi masyarakat setempat. Selain itu, komunitas pandai besi ini mudah dan cepat beradaptasi dengan perubahan yang terjadi terkait cara produksi dan sistem ekonomi yang dapat mendukung keberlanjutan usaha, dan hidup mereka. Kedua, industri kreatif tradisional pandai besi dapat bertahan dan berlanjut disebabkan penggunaan bahan baku besi dan baja hasil daur ulang lebih banyak daripada bahan mentah baru dari pabrik. Serta terjaganya jaminan kualitas produk dan estimasi margin keuntungan dari produk- produk inovatif yang diproduksi. Ketiga, semangat ekonomi dari nilai budaya pangaderreng sebagai pedoman hidup social ekonomi masyarakat Bugis masih berpengaruh pada komunitas pandai besi di dalam menjalankan bisnis industri kreatif tersebut.

Selamat kepada Dr. Andi Bahri S, M.E., M.Fil.I, semoga gelar dan ilmu yang didapatkan dapat berguna bagi dunia pendidikan, dan memajukan dunia pendidikan, serta instansi tempat mengabdi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *