Humas IAIN Parepare - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare resmi membuka kegiatan Pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Teori yang diikuti oleh ratusan peserta pada, Kamis (25/6/2026) di Auditorium IAIN Parepare. Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri langsung oleh Rektor, para Wakil Rektor, para Dekan, serta jajaran pimpinan fakultas, serta hadir juga mitra Bank dari BSI Makassar dan Barru. Momentum ini menjadi bekal penting bagi para mahasiswa sebelum mereka terjun langsung mengabdi di tengah-tengah masyarakat. Menariknya, kegiatan ini dirangkaikan dengan Pelepasan Kontingen IAIN Parepare menuju Pekan Olahraga, Riset, dan Seni (POROS INTIM) IV dan penandatanganan MoU dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) Regional Sulawesi Selatan dan BSI Cabang Barru.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) IAIN Parepare, Muhammad Majdy Amiruddin, dalam sambutannya memaparkan tujuh jenis program KKN yang dihadirkan sebagai bentuk adaptasi terhadap kebutuhan mahasiswa. Program tersebut meliputi KKN Mandiri Internasional, KKN Reguler, KKN Mandiri Reguler dan Non-Reguler, KKN Mandiri Desa Binaan, KKN Kerja Sama, KKN Nusantara, hingga KKN dari Rumah.
Terkait KKN Reguler, Muhammad Majdy menjelaskan bahwa penempatan mahasiswa difokuskan pada wilayah yang kaya akan adat istiadat demi mendukung distingsi keilmuan kampus.
"Tujuan pertama itu adalah pemetaan distingsi keilmuan kita sebagai pusat kajian akulturasi budaya. Jadi mahasiswa nanti di sana bukan sedang mengajar, bukan hanya sekadar mengaplikasikan ilmunya. Tapi langsung belajar bagaimana sesungguhnya basic practice dari akulturasi budaya," jelasnya.
Selain program lokal dan reguler, LP2M IAIN Parepare juga memfasilitasi program fleksibel seperti KKN Dari Rumah bagi mahasiswa dengan kondisi khusus, serta KKN berskala internasional.

Rektor IAIN Parepare, Prof. Hj. Darmawati, membuka kegiatan secara resmi, menegaskan bahwa keberangkatan mahasiswa merupakan tanggung jawab bersama sebagai bagian dari sivitas akademika. Rektor berpesan agar mahasiswa senantiasa menjaga nama baik almamater, membangun komunikasi yang santun, serta mampu menghadirkan solusi nyata atas berbagai persoalan di lokasi pengabdian.
Prof. Hj. Darmawati juga mengingatkan para peserta agar menjadikan pengabdian ini sebagai sarana ibadah dan pembuktian kualitas keilmuan yang telah didapatkan di bangku kuliah. Ia menekankan pentingnya menjaga akhlak dan ibadah wajib selama membaur dengan warga setempat.

"Jagalah staminanya, jaga akhlakul karimahnya di manapun anak-anakku berada, terutama ibadah shalat lima waktunya. Jangan sampai menjadi cerminan di masyarakat anak-anakku tidak menjalankan ibadah, sementara masyarakat setempat tekun beribadah. Itu pesan saya, jangan tinggalkan salat lima waktunya," tegas Rektor.
Di akhir arahannya, Rektor menyampaikan harapan agar seluruh peserta KKN dapat membawa dampak positif bagi masyarakat dan institusi, serta kembali dalam keadaan selamat. Bersamaan dengan pembukaan pembekalan KKN ini, acara juga dirangkaikan dengan pelepasan Kontingen Poros Intim serta penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) strategis dengan Mitra Bank Syariah Indonesia (BSI) untuk penguatan program kelembagaan.
Penulis: Irmawati
Editor : Mifda Hilmiyah