Humas IAIN Parepare --- Rektor IAIN Parepare, Prof. Dr. Hj. Darmawati, S. Ag., M.Pd., menghadiri secara langsung kegiatan Pembukaan dan Peninjauan Seleksi Sistem Elektronik Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SSE UM-PTKIN) Tahun 2026 yang dipusatkan di UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Senin (8/6/2026).
Kehadiran Prof. Darmawati bersama para pimpinan PTKIN dari seluruh Indonesia menjadi wujud komitmen bersama dalam mengawal pelaksanaan seleksi nasional yang berkualitas, transparan, dan berintegritas. SSE UM-PTKIN merupakan salah satu jalur strategis penerimaan mahasiswa baru yang setiap tahunnya menjadi pintu masuk bagi ribuan calon mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi keagamaan Islam negeri.
Tahun ini, sebanyak 59 PTKIN bersinergi menyelenggarakan SSE UM-PTKIN 2026 yang diikuti sekitar 65.000 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Pelaksanaan ujian berbasis komputer tersebut menjadi bagian dari transformasi layanan pendidikan tinggi yang semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat.
Pembukaan SSE UM-PTKIN 2026 dilakukan secara resmi oleh Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Prof. Dr. H. Amien Suyitno. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa sistem seleksi nasional ini dirancang untuk menjaring calon mahasiswa terbaik melalui proses yang profesional, objektif, dan akuntabel.


Bagi Prof. Hj. Darmawati, pelaksanaan SSE UM-PTKIN tidak hanya menjadi agenda tahunan penerimaan mahasiswa baru, tetapi juga mencerminkan keseriusan PTKIN dalam memberikan layanan pendidikan yang berkualitas sejak tahap awal seleksi. Menurutnya, proses seleksi yang baik akan menghasilkan input mahasiswa yang unggul dan menjadi fondasi penting bagi peningkatan mutu perguruan tinggi.
Dalam kegiatan tersebut, para rektor PTKIN juga mengikuti dialog dan koordinasi nasional terkait pelaksanaan ujian di berbagai daerah. Melalui sambungan virtual, Dirjen Pendidikan Islam menyapa sejumlah PTKIN yang sedang melaksanakan ujian, mulai dari Aceh hingga Papua. Interaksi tersebut menunjukkan kuatnya kolaborasi dan sinergi antar-PTKIN dalam menyukseskan agenda nasional pendidikan Islam.


Menurut Prof. Hj. Darmawati, keberhasilan penyelenggaraan SSE UM-PTKIN tidak hanya ditentukan oleh kesiapan teknologi, tetapi juga oleh kerja sama seluruh unsur yang terlibat, mulai dari panitia nasional, panitia lokal, pengawas, hingga tenaga pendukung di masing-masing kampus. Oleh karena itu, koordinasi yang kuat menjadi kunci sukses pelaksanaan seleksi nasional ini.
Momentum SSE UM-PTKIN 2026 juga dimanfaatkan sebagai ajang memperkuat jejaring dan kolaborasi antar-PTKIN dalam menghadapi berbagai tantangan pendidikan tinggi di masa depan. Melalui forum ini, para pimpinan perguruan tinggi dapat saling berbagi pengalaman dan praktik baik dalam pengelolaan institusi serta peningkatan mutu akademik.
Semangat kebersamaan yang ditunjukkan oleh 59 PTKIN se-Indonesia, memberikan rasa optimis kepada Rektor IAIN Parepare ini, SSE UM-PTKIN 2026 dapat menjaring generasi muda terbaik bangsa yang memiliki potensi akademik, karakter unggul, dan komitmen untuk berkontribusi bagi kemajuan masyarakat. Ia juga optimistis bahwa PTKIN akan terus menjadi pilihan strategis bagi calon mahasiswa yang ingin memperoleh pendidikan tinggi yang berkualitas, moderat, dan relevan dengan kebutuhan zaman.
Penulis : Irmawati
Editor : Suherman