BPPLHK Diskusi Pengelolaan Perpustakaan di IAIN Parepare

BPPLHK Diskusi Pengelolaan Perpustakaan di IAIN Parepare

Humas IAIN Parepare-Rabu,( 29/9/ 2021) Pengelola Perpustakaan IAIN Parepare menerima kunjungan delegasi Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Kedatangan dua orang pustakawan Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Derma Dewita, S.Hut., M.M. dan Daru Kartuka, S.E. disambut oleh tim pengelola Perpustakaan IAIN Parepare, diantaranya Musdalifah, S.Sos.I., M.A., Sirajuddin, S.Pd.I., S.IPI., M.Pd., Subhan Saleh, S.Kom., M.T. dengan tujuan ingin melakukan diskusi dengan para pengelola perpustakaan.
Sebagai ketua tim Derma Dewita mengungkapakan bahwa beliau berterima kasih kepada pengelola Perpustakaan IAIN Parepare karena bersedia menerima kedatangan tim dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Badan Penelitian, Pengembangan inovasi. Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kota Makassar.
“Kami berterima kasih kepada seluruh pengelola Perpustakaan IAIN Parepare khususnya para pustakawan yang bersedia menerima kedatangan kami dan bersedia berdiskusi untuk pengembangan perpustakaan,” ungkapnya pada sesi pembuka diskusi.
Musdalifah, S.Sos.,M.A. (pustakawan muda Perpustakaan IAIN Parepare) menyambut sekaligus menyampaikan permintaan maaf Kepala Perpustakaan Dr. Usman Noer, M.Ag. karena tidak sempat hadir dan menerima langsung para pustakawan Kementerian Kehutanan.
“Kami dari Tim pengelola Perpustakaan IAIN Parepare sangat berterima kasih kepada tim pengelola Perpustakaan Kementerian Kehutanan dan sekaligus menyampaikan permintaan maaf kepala perpustakaan karena tidak sempat hadir pada temu diskusi pengembangan perpustakaan ini,” kata Musdalifah memulai diskusi terbatas tersebut.
Sesi diskusi yang diikuti pengelola perpustakaan IAIN Parepare dilanjutkan dengan kunjungan di setiap lantai, mereka banyak mendiskusikan tentang pengelolaan perpustakaan yang berhubungan dengan pengembangan koleksi buku dan koleksi berseri, pengolahan dan perawatan koleksi, dan terkhusus membahas metode layanan yang dilakukan di masa pandemi Covid-19.
Terkait pengelolaan dan kegiatan di masa pandemi Covid-19 ditanggapi oleh Sirajuddin Kordinator Sub bagian pengolahan bahan pustaka.
“Kami mengupayakan pengelolaan yang taat protokol kesehatan Covid-19 dengan membuat pembatasan pengunjung. Namun tetap mengupayakan layanan yang sifatnya online, salah satunya menerapkan pencarian oleh pemustaka melalui opac secara online. Di masa pandemi ini, kami juga mengisi waktu dengan melakukan penyiangan koleksi dan melakukan perawatan terhadap koleksi tua yang dianggap informasinya masih relevan dengan kebutuhan pemustaka,” ungkap Sirajuddin.
Pada sesi diskusi ini Daru Kartuka juga antusias sharing dan menanyakan sistem layanan digital. Pertanyaan tersebut mendapat tanggapan langsung dari Subhan Saleh selaku pengelola IT Perpustakaan.
“Selama ini kami menggunakan Sistem otomatis SLiMS (Senayan Library Management System) untuk koleksi tercetak dan terekam sampai pada layanan pinjam dan kembali koleksi perpustakaan. Kami memaksimalkan layanan digital bagi pemustaka melalui domain https://linktr.ee/digilibIAINPare,” tandasnya.

Sesi diskusi dan keliling perpustakaan dilaksanakan dalam suasana agak sepi dari pengunjung karena situasi proses perkuliahan tatap muka masih dibatasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *