Hadiri Penutupan MQK, Kasi Kurikulum Dirjen Pendis Kemenag RI Beri Apresiasi dan Motivasi

Hadiri Penutupan MQK, Kasi Kurikulum Dirjen Pendis Kemenag RI Beri Apresiasi dan Motivasi

Humas IAIN Parepare-Pelaksanaan Musabaqah Qira’atul Kutub (MQK) antar pesantren se-Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat yang diselenggarakan oleh Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum Islam (FAKSHI) IAIN Parepare di lantai 5 gedung perpustakaan pada Rabu, (20/10/2021) diakhiri dengan acara penutupan dan penerimaan hadiah pemenang lomba.

Pelaksanaan MQK ini ditutup secara resmi oleh Wakil Dekan I FAKSHI Budiman,M.H.I. Pada kegiatan tersebut hadir Pejabat Struktural Kementerian Agama Republik Indonesia H. Baihaki, M.Pd.I. selaku Kepala Seksi Kurikulum Kasubdit Pendidikan Al-Qur’an Dirjen Pendidikan Islam. Dalam sambutannya beliau menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana dan memberikan motivasi kepada seluruh santri/santriwati yang hadir.

“Saya mohon izin, saya bicara di sini bukan bermaksud menaburkan garam ke dalam lautan yang sudah asin, bukan bermaksud menaburkan gula ke dalam madu yang sudah manis, lantaran di sekitar saya ini adalah semua orang-orang hebat, para kiai kita semua,” sambut Kasi Kurikulum Kemenag RI.

“Dulu ‘kyai’ sekarang ejaan bahasa Indonesia yang terbaru menjadi ‘k-i-a-i’ yang punya kepanjangan Kamalul Ilmi, Wal Adabi, Wal Imamah . Saya melihat para Dewan Juri tadi sangat mumpuni ilmunya di kitab kuning, makanya (layak) disebut Kamalul Ilmi (Kesempurnaan Ilmu). Ketika kita ini masih memiliki beliau maka jangan pernah bosan menimba ilmu yang dimilikinya!” tutur A.Baihaki.

“Tiada kata yang paling Indah, hanya ada satu untaian kata Alhamdulillah , sehingga MQK ini dapat terlaksana dengan baik dan lancar sebagai langkah awal untuk menjaring para peserta untuk berkompetisi di tingkat nasional yang merupakan inisiatif dari kiai-kiai di depan kita ini. Semoga kegiatan ini berkelanjutan sehingga dapat melahirkan santri/santriwati sebagai calon penerus ulama kita.”

“Pesan saya kepada peserta, kemenangan yang kita raih jangan hanya sampai di situ! Teruslah belajar dan mengasah diri! Kata nabi ‘Orang itu dapat dikatakan pandai selama dia masih belajar, tapi kalau orang itu sudah merasa pandai maka itulah orang yang bodoh sesungguhnya’,” lanjut A.Baihaki.

Sementara itu, Juara MQK Antar Pondok Pesantren (Ponpes) Se-Sulselbar kategori putra diraih oleh Ponpes As-Salafy Parappe, disusul Ponpes DDI Mangkoso sebagai juara kedua, dan Ponpes Ar-Risalah Batetangnga sebagai juara ketiga. Sedangkan untuk kategori putri disabet oleh Ponpes DDI Mangkoso, disusul Ponpes As-Salafy Parappe dan Ponpes DDI Kanang masing-masing sebagai juara kedua dan ketiga. (Dirg)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *