Kepala Perpustakaan: Bedah Buku Akan Berwujud Semi Online

Kepala Perpustakaan: Bedah Buku Akan Berwujud Semi Online

IAINParepare– Rapat internal pengelola perpustakaan dilaksanakan, Rabu (15/09/2021) dengan agenda membicarakan persiapan Bedah Buku Dosen IAIN Parepare.

Rapat dihadiri oleh staf yang terdiri dari dosen, pustakawan dan honorer yang bertugas mengelola perpustakaan.

Rapat menghabiskan waktu dua jam ini dipimpin langsung oleh Kepala Unit Pelaksana teknis (UPT) Perpustakaan IAIN Parepare Dr. Usman. Ia menyampaikan sekaligus menggambarkan kondisi kepanitiaan kegiatan rutin tahunan Bedah Buku Dosen IAIN Parepare.

“Pelaksanaan Bedah buku yang seharusnya terlaksana di musim liburan ini. Namun, kadang kita berhadapan dengan kesiapan penulis buku dan judul buku yang akan dibedah sehingga teknis pelaksanaan mungkin akan berbeda dari sebelumnya, mengingat kita masih pada kondisi melakukan kegiatan secara virtual,” jelasnya.

Pada sesi sharing peserta rapat menyampaikan saran dan pendapat tentang kegiatan Bedah Buku sebagai kegiatan pokok perpustakaan setiap tahunnya.

“Sebagai kegiatan yang bertujuan memberi motivasi bagi dosen untuk menulis dan menerbitkan karya dalam bentuk buku, seleksi buku menjadi sangat penting sesuai arahan Wakil Rektor I,” ujar Tenaga IT Perpustakaan Subhan Saleh.

“Sebelum menunjuk panitia inti dari kegiatan bedah buku ini, Wakil Rektor I berharap buku yang akan dibedah betul-betul melalui seleksi oleh pengelola perpustakaan dan memprioritaskan buku yang belum pernah dibedah sebelumnya,” tambahnya.

Pada rapat yang alot ini, Pengelola Perpustakaan Musdalifah memberi pandangan bahwa untuk menentukan kelayakan sebuah buku untuk dibedah adalah buku yang sudah ber ISBN (Internasional standard book number) dan bagi dosen yang terlibat sebagai penulis buku yang dibedah, bisa melibatkan langsung mahasiswanya sebagai peserta.

Hal senada juga disampaikan salah satu pengelola perpustakaan Iin Mutmainnah. “Dalam mengefisienkan waktu taat prokes (protokol kesehatan) setiap dosen bisa mengutus 20 mahasiswa sebagai peserta offline dalam setiap sesi dan separuh dari peserta mengikuti via virtual,” tandasnya.

Beberapa pandangan dari peserta mendapat apresiasi dari Kepala Perpustakaan.

“Kami berharap kegiatan ini bisa dilaksanakan minimal pekan depan, dan saya berharap keseriusan teman- teman yang akan terlibat nanti untuk menunjukkan kinerja terbaik,” tutupnya.
(srj/mif)

Berawal dari Belajar, Berakhir dengan Amal (@hayanaaa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *