Ketua Forhumas; Humas PTKIN Siap Laksanakan Instruksi Sekjen Kemenag RI

Ketua Forhumas; Humas PTKIN Siap Laksanakan Instruksi Sekjen Kemenag RI

Humas IAIN Parepare — Sambutan Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI, H. Muh. Nizar pada Rapat Koordinasi Penentuan Kelulusan Peserta UM PTKIN tahun akademik 2021 yang digelar selama 3 hari, yaitu tgl. 15-17 Juni 2021 di Ternate, Maluku Utara menjadi topik diskusi di kalangan humas PTKIN.

Ketua Forhumas (Forum Humas) PTKIN se – Indonesia, Suhirman mengemukakan bahwa sambutan Sekretaris Jenderal Kemenag RI pada acara pembukaan Rapat Koordinasi Kelulusan UM PTKIN merupakan instruksi yang harus dilaksanakan oleh seluruh Humas PTKIN seluruh Indonesia. “Sekjen meminta kita semua agar peran humas ditingkatkan lagi, khususnya dalam mempromosikan kampus kepada masyakat luas,” tulis Humas UIN Mataram ini melalui diskusi whatshapp Humas PTKIN, Kamis, 17/6/2021.

“Sekjen menilai Humas harus bekerja untuk mensosialisasikan dan mempromosikan prestasi dan keunggulan PTKIN. Kerja-kerja humas dalam membangun image dan citra kampus sangat menentukan minat masyarakat melanjutkan pendidikannya ke PTKIN. Prestasi dan keunggulan yang diraih tidak akan berarti dan berpengaruh jika peran humas dalam mempromosikannya kemasyarakat tidak berjalan,” lanjut Suhirman dalam konfirmasinya.

Seperti informasi yang beredar dikalangan Humas PTKIN, Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI, H. Muh. Nizar dalam sambutannya pada acara pembukaan Rapat Koordinasi Penentuan Kelulusan Peserta UM PTKIN tahun 2021 di Ternate menyoroti ketidakhadiran humas dalam acara tersebut dan  peran humas yang harus dimaksimal lagi dalam mempromosikan kampus.


“Humas merupakan ujung tombak promosi keunggulan PTKIN, tanpa promosi kita tidak akan dikenal masyarakat. Promosi ini bisa berbasis program studi misalnya publikasi terkait prospek lulusan, prestasi dan pencapaian prodi. Informasi ini sangat dibutuhkan para calon mahasiswa baru agar dapat menentukan pilihan. Target kita PTKIN menjadi pilihan utama masyarakat dan sejajar dengan perguruan tinggi umum,” jelas Nizar seperti yang dirilis portal berita IAIN Kendari tertanggal 17 Juni 2021.

Nizar menyebut beberapa strategi yang dapat ditempuh antara lain dengan memaksimalkan pemanfaatan media sosial sebagai media informasi, menyelenggarakan program-program populer sesuai dengan distingsi PTKIN serta menjalin hubungan dengan pihak eksternal untuk kerjasama pemberian beasiswa dan sponsorship.

“Tersedianya beasiswa pada perguruan tinggi juga menjadi salah satu daya tarik bagi mahasiswa. Untuk itulah memperluas kerjasama dengan pihak eksternal menjadi penting dalam rangka mendapatkan bantuan dana agar operasional PTKIN tidak hanya bergantung pada DIPA Kementerian. “Program beasiswa ini harus dipromosikan oleh humas atau international office hingga ke luar negeri salah satunya melalui event pameran. Kita perlu menyediakan budget untuk mengikuti pameran pendidikan di luar negeri agar informasi tentang PTKIN bisa sampai ke masyarakat internasional,” tambahnya.

Sementara itu, Suherman Syach salah satu anggota Forhumas dari IAIN Parepare menilai jika warning Sekjen Kemenag RI kepada Humas merupakan tantangan yang harus dijawab. “Gagasan dan harapan dan sorotan Sekjen harus dijawab dan segera dikonsolidasikan melalui Forhumas. Revitalisasi peran humas PTKIN menjadi langkah strategis yang harus segera dilaksanakan,” tanggapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *