Optimalkan Terbitan, IPN Press Rapat Perdana

Optimalkan Terbitan, IPN Press Rapat Perdana

IAIN PAREPARE —- IAIN Parepare merupakan kampus yang berupaya menanamkan akulturasi budaya dan Islam dalam melaksanakan setiap tujuannya. Tidak terkecuali dengan membangkitkan budaya literasi seperti mengaktifkan penulisan yang sampai hari ini di penerbitan IAIN Parepare Nusantara Press atau disingkat IPN PRESS.

IAIN Parepare Nusantara Press atau disingkat IPN Press sebagai wadah penerbitan karya dosen dan mahasiswa, kini telah menerbitkan 65 buku. Ketua Penerbitan IPN Press Dr. Ali Rusdi Bedong, M.H.I. melaksanakan rapat untuk memaksimalkan proses penerbitan di lantai 2 Meeting Room LP2M, Kamis (12/3/2020)

Dr. Ali Rusdi mengharapkan ke depan ada standar penerbitan buku di lingkup IAIN Parepare, baik untuk dosen maupun mahasiswa. “Kita perlu membuat roadmap dan pedoman penulisan dan penerbitan buku, termasuk template yang dapat diunduh oleh calon penulis untuk memudahkan dalam layout dan proses editing. Kedua, strategi meningkatkan minat dosen dan mahasiswa untuk menerbitkan bukunya di IPN Press, tahun lalu kita hanya fokus pada karya dosen, tahun ini kita juga targetkan karya mahasiswa dapat lebih bayak diterbitkan. Semua ini bermanfaat bagi dosen dan mahasiswa secara individu, juga untuk mendung akreditasi prodi,” ujarnya.

Selain itu, Haramain S.Sos., M.Sos.I selaku koordinator pengembangan organisasi IPN Press menyatakan untuk lebih mensosialisasikan buku yang telah terbit. “Semua buku yang diterbitkan akan dimasukkan di google book , integrasi dengan SINTA dan dibuatkan katalog,” tuturnya.

Dalam rapat IPN Press tersebut menghasilkan beberapa program di antaranya, perlu dibuat pedoman penerbitan, roadmap, template buku, target 2020 ada 100 ISBN yang terbit dan optimalisasi karya mahasiswa untuk diterbitkan.

Di akhir rapat, Dr. Ali Rusdi mengharapkan realisasi setiap program kerja tetap akan dikoordinasikan kepada pimpinan dalam hal menyamakan presepsi dan keputusan lebih lanjut terkait program kerja IPN Press.

Penulis: Afidatul Asmar

Editor: Mifda Hilmiyah

Berawal dari Belajar, Berakhir dengan Amal (@hayanaaa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *