Rapat Akademik, Rektor Bahas Persiapan Pelaksanaan MBKM

Rapat Akademik, Rektor Bahas Persiapan Pelaksanaan MBKM

Humas IAIN Parepare– Memasuki masa akhir semester ganjil tahun ajaran 2021/2022, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan (APK) Dr. Sitti Jamilah Amin, M.Ag menggelar Rapat Akademik dalam rangka persiapan pelaksanaan semester genap tahun ajaran 2021/2022 pada, Kamis (13/01/22).

Rapat ini dihadiri oleh Rektor, Wakil Rektor Bidang APK, Kepala Biro AUAK, para Dekan dan Wakil Dekan Bidang Akademik, dan Kepala LPM di Aula Mini Gedung Rektorat.

Rapat akademik ini dimulai dengan arahan dari rektor IAIN Parepare Dr. Ahmad S Rustan, M.Si. Rektor dalam arahannya menyampaikan banyak hal. Pertama , mengenai kondisi dan persiapan distribusi mata kuliah pada semester genap. Kedua, membahas mengenai pelaksanaan Merdeka Belajar, Kampus Merdeka (MBKM) program dari Menteri Pendidikan saat ini. Ketiga , tentang sosialisasi pelaksanaan Apel setiap Senin berdasarkan Surat Edaran No. 01 Tahun 2022 tentang Apel pagi seluruh ASN di Kementerian Agama.

Terkait dengan program MBKM, rektor berharap untuk semester genap ini sudah mulai dilaksanakan, sekalipun belum bisa mengikuti secara full hingga proses Try Out, tetapi akan dikondisikan dengan kurikulum yang ada di kampus.

Sebelumnya, sudah ada simulasi yang dilakukan pada Program Studi Perbankan Syariah.

“Ternyata, berdasarkan informasi yang diterima oleh rektor bahwa dari simulasi itu, cuma ada satu mata kuliah yang bisa masuk pada program MBKM,” ungkap Ahmad.

Prinsip utama kurikulum MBKM sebagai syarat kesiapan program studi untuk menfasilitasi setiap mahasiswa memiliki kesempatan belajar selama satu semester atau setara dengan dua puluh SKS menempuh pembelajaran di luar program studi pada perguruan yang sama, dan paling lama du semester atau setara dengan 40 SKS menempuh pembelajaran pada program studi yang sama di perguruan tinggi yang berbeda.

Beranjak dari prinsip tersebut, IAIN Parepare harus berbenah diri dengan merespons lebih cepat program MBKM untuk dirancang dan diimplementasikan pada proses perkuliahan.

Rektor mengaku strategi lebih awal yang dilakukan dengan melaksanakan FGD, guna untuk mengevaluasi kurikulum yang ada sesuai kebutuhan masyarakat ataupun mahasiswa.(aeny/mif)

Berawal dari Belajar, Berakhir dengan Amal (@hayanaaa)

Leave a Reply

Your email address will not be published.