Tausyiah Ramadhan; Pentingnya Istighfar, Sabar dan Syukur di Tengah Pandemik Corona

Tausyiah Ramadhan; Pentingnya Istighfar, Sabar dan Syukur di Tengah Pandemik Corona

Humas IAIN Parepare — Memasuki hari ke -5 Ramadhan, Naharuddin, S. Ag., M. Pd., Kabag Akademik Kemahasiswaan dan Kerjasama mendapat giliran sebagai pembawa tausyiah Ramadhan pada kegiatan meeting online ASN IAIN Parepare, Selasa, 28/4/2020. Sehari sebelumnya, Kabag Administrasi Umum dan Keuangan, Muh. Jafar, S. Ag., M.A. telah membawakan tausiah yang bertemakan pentingnya saling mengingatkan dalam kebaikan. Muh. Jafar merupakan pembawah tausiah pertama pada Program Amaliah Ramadhan ASN IAIN Parepare yang dilakukan melalui aplikasi Google meet.

Muh. Jafar saat membawakan tausiah ramadhan

Tausyiah Ramadhan merupakan program amaliah Ramadhan yang diselenggarakan ASN IAIN Parepare pada setiap meeting online selama bulan Ramadhan ini. Kegiatan amaliah Ramadhan ini diinisiasi Kepala Biro AUAK, Hj. Musyarrafah Amin. “Meski pun dalam keadaan WFH, kita harus tetap produktif. Pada bulan Ramadhan ini, Insyaallah kita mengisi meeting online kita dengan kultum atau tausiah Ramadhan,” kata Kabiro saat memberi arahan minggu lalu.

Dalam tausyiahnya, Naharuddin menguraikan pentingnya istighfar, sabar dan syukur dalam kehidupan, terkhusus dalam mengadapi musibah wabah corona yang menyerang seluruh dunia. “Kita harus memperbanyak istighfar memohon ampunan kepada Allah Swt. Karena ampunan itu akan menjadikan kita manusia yang suci dan menjauhkan kita dari bala’ atau marabahaya,” kata Naharuddin dengan langgam yang mirip Ustas Abdul Somad. “Beristigfar dan bertaubatlah agar kita memperoleh perlindungan Allah Swt dari wabah corona,” serunya.

“Menghadapi musibah ini, kita juga dituntut sabar. Kita harus bersabar melaksanakan himbauan ulama (MUI) dan pemerintah agar berdiam atau tinggal saja di rumah. Dengarkan seruan atau fatwa ulama untuk beribadah di rumah. Jangan keras kepala dan memaksakan kehendak berjamaah di masjid karena itu dapat mendatangkan mudharat bagi diri dan orang lain,” katanya mengingatkan. “Bersabarlah di masa pandemik, agar wabah corona ini cepat berlalu”.

Dalam hidup ini, lanjutnya, manusia juga harus memiliki rasa syukur. Bersyukur atas apa yang dimiliki dan dititipkan Allah Swt. Rasa syukur ini akan mendatangkan ketenangan jiwa dan kesuksesan. Orang yang pandai bersyukur akan merasakan kedamaian dan kebahagian yang sesungguhnya. Menurutnya, orang yang senantiasa istighfar, sabar dan bersyukur akan melahirkan manusia yang relevan tagline IAIN Parepare, yaitu malebbi warekkadana makkiade ampena.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *