Yudisium di Posko Kemanusian Gempa Sulbar, Relawan ini Raih Gelar Sarjana

Yudisium di Posko Kemanusian Gempa Sulbar, Relawan ini Raih Gelar Sarjana

Humas IAIN Parepare — Umar, salah satu mahasiswa IAIN Parepare berhasil menyelesaikan kuliahnya di program studi Manajemen Dakwah Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah. Proses penyelesaiannya berlangsung cukup unik karena Umar mengikuti acara Yudisium langsung dari posko Relawan Kemanusiaan Gempa Sulbar, 8/2/2021.

Umar mengikuti acara Yudisium di posko relawan kemanusiaan, bukan karena korban gempa melainkan sedang menjalankan tugas kemanusiaan sebagai relawan. Umar tercatat sebagai bagian relawan Masyarakat Relawan Indonesia dan Aksi Cepat Tanggap (ACT).


“Umar bertugas di gudang logistik posko induk ACT yang ada di Mamuju, Sulbar. Setiap harinya, ia mencatat keluar masuknya barang yang akan disalurkan untuk penyintas gempa Sulbar,” tulis tim ACT via whatshapp.


Wakil Dekan Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Iskandar membenarkan jika ada mahasiswanya atas nama Umar yang mengikuti acara Yudisium. “Benar, dia adalah mahasiswa kami dan telah mengikuti acara Yudisium dan dinyatakan berhasil menyelesaikan kuliah dengan menyandang gelar sarjana,” kata Iskandar saat dimintai keterangan.


“Mereka mengikuti Yudisium bersama 51 orang mahasiswa lainnya. Kegiatan Yudisium tersebut berlangsung secara online mlelalui aplikasi zoom meeting,” jelas Iskandar. “Karena acara Yudisium berlangsung secara online, maka setiap peserta Yudisium bisa mengikutinya dimana pun mereka berada. Tempatnya fleksibel, termasuk Umar yang memilih mengikuti acara Yudisium dari lokasi posko kemanusiaan. Bagi kami tidak ada masalah,” tambahnya.


Bahkan Iskandar mengaku senang dan memberi apresiasi atas keterlibatan mahasiswanya dalam kegiatan kemanusiaan seperti yang dilakukan Umar. “Terlibat dalam aksi dan kegiatan sosial seperti itu patut dicontoh dan diikuti oleh mahasiswa lain. Generasi milenial perlu mengasa kepekaan dan kepedulian sosialnya melalui aksi sosial kepada masyarakat yang tertimpah musibah,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *