HUMAS IAIN Parepare — Unit Pelaksana Teknis (UPT) Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (TIPD) IAIN Parepare menerima kunjungan strategis dari perwakilan Google Indonesia. Pertemuan yang berlangsung pada Selasa, 09 Juni 2026 di ruang Coworking Hub Laboratorium Terpadu ini, fokus membahas peluang kolaborasi dalam menghadirkan AI Lab / Center / Hub lintas disiplin untuk pendidikan tinggi di IAIN Parepare.
Kunjungan ini merupakan bagian dari program eksklusif Google for Education yang dirancang untuk membantu perguruan tinggi bertransformasi menjadi world-class university melalui integrasi teknologi, sertifikasi internasional (microcredenttial), riset, dan adopsi kecerdasan buatan (AI).
Rektor IAIN Parepare, Prof. Dr. Darmawati, M.Ag., menegaskan langkah strategis ini merupakan langkah visioner institusi untuk memosisikan IAIN Parepare sebagai pionir kampus Islam berbasis teknologi di kawasan Indonesia Timur.
"Akselerasi teknologi mutlak diperlukan agar institusi kita dapat bersaing di kancah global. Kolaborasi bersama Google Indonesia dalam menghadirkan AI Lab Interdisipliner ini bukan sekadar tentang pembaruan perangkat keras atau lunak, melainkan investasi strategis bagi masa depan IAIN Parepare. Kami ingin menciptakan ekosistem akademik yang tidak hanya kuat secara sarana, tetapi juga melahirkan riset-riset inovatif lintas disiplin ilmu yang berdampak langsung bagi masyarakat. Kita ingin dosen dan mahasiswa tidak hanya menjadi pengguna, tetapi diakui keahliannya secara global. Peluang untuk mendapatkan microcredential resmi langsung dari Google akan menjadi nilai tawar yang luar biasa bagi daya saing institusi kita."
Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga, Dr. Zulfah, M.Pd., menambahkan kehadiran Ai Interdisipliner Lab ini akan langsung diintegrasikan untuk memperkuat mutu kurikulum dan daya saing lulusan.
"Kami sangat menyambut baik peluang inovasi ini. kehadiran AI Lab interdisipliner bukan sekadar modernisasi fasilitas, melainkan transformasi besar dalam metode pembelajaran dan riset di IAIN Parepare. Kami ingin memastikan kurikulum kami adaptif terhadap perkembangan zaman, sehingga lulusan kami tidak hanya menguasai bidang keilmuannya masing-masing, tetapi juga memiliki literasi AI yang kuat untuk bersaing di dunia kerja.
“Selain itu peluang sertifikasi internasional mikro (microcredential) dari Google ini nantinya bisa menjadi bagian dari Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) bagi mahasiswa. Ini adalah langkah riil agar lulusan IAIN Parepare kelak tidak hanya andal dalam bidang keilmuan klasiknya, tetapi juga mengantongi bukti kompetensi digital yang diakui oleh industri internasional," tambahnya.


Sementara itu, Edward Ranggong, perwakilan dari Google Indonesia, mengapresiasi komitmen dan kesiapan infrastruktur IT yang dikelola oleh UPT TIPD IAIN Parepare. Ia memaparkan program kolaborasi ini menawarkan ekosistem teknologi yang aman, efisien, serta memiliki dampak nyata bagi reputasi global kampus.
"Kami di Google Indonesia berkomitmen penuh mendukung akselerasi transformasi digital di sektor pendidikan tinggi. Melalui program AI Lab Interdisipliner ini, kami menawarkan ekosistem menyeluruh, mulai dari perangkat ChromeOS yang aman, Google Workspace for Education Plus, hingga akses ke Google AI Pro seperti Gemini dan NotebookLM. Kami berharap IAIN Parepare dapat melangkah bersama mitra resmi kami untuk menjadi salah satu Google Reference University (GRU) di Indonesia," ujarnya.
Dalam kunjungan tersebut, dibahas pula sejumlah syarat operasional untuk mewujudkan showcase kampus berteknologi Google AI, termasuk kebutuhan ruang fisik, sertifikasi pendidik Google, serta pemanfaatan kurikulum cloud terintegrasi melalui Google Cloud Platform.
Proses selanjutnya setelah pertemuan ini adalah pengajuan aplikasi program secara formal oleh pihak kampus. Jika aplikasi disetujui oleh tim Google for Education, IAIN Parepare akan resmi mendapatkan seluruh manfaat eksklusif, termasuk branding global dan dukungan berkelanjutan dari Google Partner.
